
Aku tekankan padanya aku bukan orang yang bisa dengan gamblang mengungkapkan perasaan lewat kata-kata. Aku menjalankan apa yang aku rasakan dan kata hatiku yang menuntunku.
Tapi apa yang membuatnya selalu bertanya “Apakah kamu benar-benar mencintaiku? Kenapa? Apakah kamu serius denganku? Kenapa?” Hubungan yang kami jalani selama 7 tahun,,, aku tidak bisa berkata apa-apa…
Ketakutannya akan pergaulan aku dengan teman-teman mungkin membuatnya seperti itu. Aku mengerti. Tapi tidak bisakah dia mempercaiku? Setiap saat aku sadar jika aku telah mempunyai pasangan yang akan menjadi pendampingku. Tidak ada niat dibenakku untuk “bermain-main” di luar sana.
Apa yang aku jalani dengan dia sebagai pasangan dan aku jalani dengan teman-teman aku jauh berbeda. Keduanya memiliki posisi yang berbeda. Tapi kenapa harus karena teman-teman. Aku tidak akan terjerumus kepada ha-hal yang dapat merusak hubungan aku dengan dia. Jikalaupun semua laki-laki di dunia ini melakukan “hal-hal yang aneh”. Aku tetap ada untuk dia…
Aku berharap dia tahu kesungguhanku padanya. Sekarang dan untuk selanjutnya…