Posts Tagged ‘ice_kiddie’

Saat Kekuasaan bertemu Rasa Kemanusiaan

Israel, Palestina dan Gaza tidak pernah lepas dari mata dunia dalam beberapa hari belakangan ini. Gaza, tanah kecil yang menjadi ajang unjuk kekuatan Sebuah Negara yang ingin diakui bahwa dia kuat.
… continue reading this entry.

Gaza…

Desingan Peluru
Dentuman Meriam
Runtuhan Gedung

Penguasa
Gelak Tawa
Kekuatan
Iblis

Dunia
Prihatin
Resolusi
Bantuan
Keselamatan

Darah
Jasad
Tangis
Panik
Mati

Hidup Itu “Keras”

Kehidupan dan “kekerasan” sangat identik. Bahkan dalam berbagai hal tergantung bagaimana kita memandangnya.

Dalam pendidikan, tercermin kerasnya kehidupan dalam memperoleh suatu prestasi dimana kesungguhan dalam belajar dengan keras sangat menentukan.

Dalam pekerjaan, mulai dari mencari pekerjaan sampai dengna meningkatkan prestasi kerja dibuthkan kerja keras dan kesabaran.

Hidup dan “Kekerasan” tidak akan pernah bisa dipisahkan. Kapanpun dan dimanapun. Coba kita fikirkan dimana tidak ada kata “keras” dalam kehidupan. Tergantung sudut pandang masing-masing orang melihatnya.

Sorry…

Sorry…

Setiap orang pasti pernah mengatakannya…

Penuh makna…

Untuk apa?

Kesalahan?
Penyesalan?
Kerendahan hati?
Mungkin untuk segalanya…

Sorry…
Aku tidak mengerti…
Sorry…
Untuk Segala yang tidak aku mengerti…

Apa Maunya?

Sebagai seorang yang sudah mempunyai seorang pasangan, aku sebisa mungkin berusaha membuat dia percaya bahwa aku tidak melakukan hal-hal ‘aneh’ diluar sana. Dimanapun, kapanpun, dan dengan siapapun aku selalu mengingat dia dan berusaha untuk “tidak tergoda dengan “indahnya dunia luar” (bagi orang-orang pecinta kebebasan). Dimanapun aku berada dan kapanpun itu serta dengan siapa, aku selalu berusaha menjaga komunikasi dengan dia. Aku selalu menekankan jika aku memang hanya mencintai dia.

Aku tekankan padanya aku bukan orang yang bisa dengan gamblang mengungkapkan perasaan lewat kata-kata. Aku menjalankan apa yang aku rasakan dan kata hatiku yang menuntunku.

Tapi apa yang membuatnya selalu bertanya “Apakah kamu benar-benar mencintaiku? Kenapa? Apakah kamu serius denganku? Kenapa?” Hubungan yang kami jalani selama 7 tahun,,, aku tidak bisa berkata apa-apa…

Ketakutannya akan pergaulan aku dengan teman-teman mungkin membuatnya seperti itu. Aku mengerti. Tapi tidak bisakah dia mempercaiku? Setiap saat aku sadar jika aku telah mempunyai pasangan yang akan menjadi pendampingku. Tidak ada niat dibenakku untuk “bermain-main” di luar sana.

Apa yang aku jalani dengan dia sebagai pasangan dan aku jalani dengan teman-teman aku jauh berbeda. Keduanya memiliki posisi yang berbeda. Tapi kenapa harus karena teman-teman. Aku tidak akan terjerumus kepada ha-hal yang dapat merusak hubungan aku dengan dia. Jikalaupun semua laki-laki di dunia ini melakukan “hal-hal yang aneh”. Aku tetap ada untuk dia…

Aku berharap dia tahu kesungguhanku padanya. Sekarang dan untuk selanjutnya…

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.